DRUGS! Public enemy No. 1

narkotika“Sejak kemarin muncul pemberitaan mengenai Raffi Ahmad yang ditangkap karena sedang berpesta narkoba dirumahnya. Kaget banget ya dengernya!! Siang-siang nonton TV semua program pada tayangin berita itu, bahkan di sosial media kayak twitter pada gempar. Well, kalo dipikir-pikir udah banyak banget ya artis-artis ibukota yang terjerat kasus serupa. Mulai dari Om Roy Marten, Revaldo, Jennifer Dunn, dan bahkan yang paling ngagetin kasus Sammy Simorangkir. Mungkin banyak yang bertanya-tanya, kenapa sih orang-orang pada suka heboh dan kaget kalo selebritis ketahuan pake narkoba? Padahal kan diluar sana juga banyak yang kedapatan pake narkoba malah biasa aja. Mm.. jawabannya karena artis itu harus jadi contoh yang baik buat masyarakat, ya kalo si artis nya dibiarin aja pake narkoba yang ada malah masyarakat akan meniru karena berpikir  penggunaan narkoba adalah hal yang lumrah, artis aja make’ masa kita yang orang biasa kagak, hehe…”

“Nah, sebelum kalian terjerat narkoba seperti mereka ada baiknya kalian tau dulu apa itu narkoba, jenis-jenis narkoba dan efeknya bagi si pengguna dan orang lain disekitarnya.”

Apa sih narkoba itu??

Narkoba adalah singkatan narkotikpsikotropika, dan obat terlarang. Selain narkoba, istilah lain yang biasa kita kenal adalah Napza, kependekan dari narkotikpsikotropika dan zat adiktif. Semuanya mengacu pada sekelompok zat yang umumnya mempunyai resiko kecanduan bagi penggunanya.

Sebenernya nih, psikotropika itu adalah obat yang digunakan dalam bidang kesehatan. Untuk membius pasien saat operasi atau sekedar untuk mengurangi rasa sakit. Tentunya dengan aturan yang benar. Tapi karena dipakainya nggak sesuai kebutuhan, jadinya buruk banget. Itu juga kenapa muncul istilah penyalahgunaan narkoba.

Psikotropika terbagi menjadi empat golongan:

1. Psikotropika yang tidak digunakan untuk tujuan pengobatan dengan potensi ketergantungan yang sangat kuat, contoh: LSD, MDMA, dan mascalin.

2. Psikotropika yang berkhasiat terapi tetapi dapat menimbulkan ketergantungan. Seperti amfetamin.

3. Psikotropika dari kelompok hipnotik sedative, seperti barbiturate. Efek ketergantungannya sedang.

4. Psikotropika yang efek ketergantungannya ringan, seperti diazepam, nitrazepam.

Efek Langsung Bagi Penggunanya

Percaya deh, gak ada untungnya nge-drugs. Liat aja jenis drugs dan efeknya berikut ini:

  • Kokain

Kalau yang ini lebih “akrab” dikalangan seleb luar. Seperti juga heroin, kokain ini digunakan dalam dunia medis sebagai obat bius dalam pelaksanaan operasi. Tapi nggak tau kenapa, banyak yang menyalahgunakannya. Gejala pengguna kokain yaitu denyut jantung cepat, agitasi psikomotor/gelisah, banyak bicara, kejang, pupil mata melebar, meningkatnya tekanan darah, berkeringat/rasa dingin, mual/muntah, mudah naik emosinya, psikosis (kelainan jiwa), pendarahan pada otak, penyumbatan pembuluh darah, mata bergerak tk terkendali, mistonia (kekakuan pada otot leher)

  • Opiate (Heroin dan morfin)

Sebenernya heroin ini digunakan didalam dunia kedokteran untuk mengurangi rasa sakit pada pasien. Tapi banyak juga yang menggunakannya tidak pada tempatnya, yang pada akhirnya menyebabkan ketergantungan dan kematian kalau pemakaian dihentikan. Waw serem ya? ini nih gejalanya: Acuh tak acuh (apatis), malas bergerak, mengantuk, rasa mual, bicara cadel, pupil mata mengecil (melebar jika overdosis) dan gangguan daya ingat.

  • Ganja

Kalau yang ini sebenernya merupakan tumbuhan lho. Di daerah Sumatera, daun ini digunakan untuk bumbu masakan! Kalau pemakaiannya nggak berlebihan sih nggak masalah. Ini dia gejalanya: Santai dan melemah, acuh tak acuh, mata merah, mulut kering, sulit mengendalikan diri, sering menguap/ngantuk, kurang konsentrasi serta depresi.

  • Amfetamin (Shabu dan ekstasi)

Nah ini dia jenis psikotropika yang paling populer dan sering banget ditemui pada kasus-kasus yang menimpa seleb kita. Ssstt..!! tahu gak? Ada juga yang sengaja make zat ini untuk nurunin berat badan alias karena pengen kurus! Ini gejalanya: Pupil mata melebar, denyut nadi dan tekanan darah meningkat, sukar tidur/insomnia, hilang nafsu makan.

Efek Bagi Orang Di Sekelilingnya:

Girls, drugs nggak cuma ruining the life para pecandu, tapi juga orang-orang dI sekitar  mereka. Selain harus melihat si pecandu menderita karena menagih atau sakaw, mereka juga harus deal with other painful things:

Trauma dan Paranoid

Bila si pecandu itu dalam tahap penyembuhan, justru orang di sekitarnya yang mulai stres. Paranoid takut si bekas pecandu kembali menjadi pecandu. Semua orang jadi target curiga. Dari teman-teman, tetangga. Hingga klakson ditengah malam jadi obyek pembuat trauma.

Malu dan Kecewa

Bila anaknya berbuat sesuatu yang hebat, orang bakal bilang, “Wah, hebat yah si A!!” Tapi, kalau anak itu berbuat sesuatu yang memalukan, orang akan bilang “Gimana sih orangtuanya? Nggak bisa ngurus anak!”. Kebayang nggak sih sakit hatinya orangtua yang sudah membesarkan si pecandu hanya untuk ditarik ke dalam lumpur bersama anaknya?

Rugi Materi

Saat si pecandu mulai sakaw, tubuhnya akan merasakan kesakitan. Dan untuk menghilangkannya dia harus mengkonsumsi drugs lagi. dan saat itulah si pecandu mulai menghalalkan segala cara untuk mendapatkan drugsnya, mulai dari  menghabiskan uang jajan untuk membeli obat sampai menjual barang-barang yang ada dirumah seperti TV, laptop, mencuri dompet kakak atau adik, hingga menggadai mobil atau motor untuk menebus obatnya.

“Gimana? Udah tau kan bahaya penyalahgunaan narkoba? Hindari dan jauhi! karena narkoba ada disekitar kita. Beware yaa.. jadilah generasi muda yang bersih dari narkoba!” 🙂

(Sumber: B’Girl! Magazine, March – 2008)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s